Home
Main Menu
Home
Sambutan
Profil
Susunan Kepengurusan
Pendataan Alumni HMI Minang
Berita
Artikel
Tokoh Kita
Buku Tamu
Album Forahmi
Hubungi Kami
Kalender
September 2010 October 2010
Su Mo Tu We Th Fr Sa
Week 35 1 2 3 4
Week 36 5 6 7 8 9 10 11
Week 37 12 13 14 15 16 17 18
Week 38 19 20 21 22 23 24 25
Week 39 26 27 28 29 30
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register
Online Member
We have 16 guests online
Total Member
416 registered
1 today
49 this week
70 this month
Last: Stolenfinche
Team Website
Administrator :
Webmaster :
Finance :
Album Foto

Galeri
Forahmi On facebook
FORAHMI MINANG on Facebook
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday30
mod_vvisit_counterYesterday128
mod_vvisit_counterThis week572
mod_vvisit_counterThis month975
mod_vvisit_counterAll48517
Pesan Anda
This is not a Login form

Name:

Message:

PEMIMPIN YG DI CINTAI PDF Print E-mail
Written by K. Suheimi   
Friday, 17 April 2009

PEMIMPIN YG DI CINTAI

 

Bercita-citalah besar, berpikirlah maju, anda tidak diciptakan untuk menjdi orang kalah, tetapi and diciptakan sebagia Wakil Allah di muka bumi untuk memberikan kemajuan dan kesejahteraan. Setiap langkah yang anda buat di muka bumi ini haruslah suatu langkah kemenagnan. Ingat, Allah SWT berada sedekat dengan urat nadi kita, Dia tidak ingin anda jatuh. Dia ingin anda berhasil. Dia mendanmpingi anda, dengan suara hati-Nya. Apabila anda jatuh, sadarlah, berarti masih banyak ilmu Allah yang belum anda ketahui. Pelajari kesalahan tersebut, cari jawaban megnapa jatuh. Ambil jurus kedua dan bangkit lagi. Allah yang Agung menunggu kemenangan anda. Dia begitu mencintai anda.

Selama ini banyak sekali kekeliruan pemahaman tentang arti kepemimpinan. Pada umumnya orang melihat pemimpin adalah sebuah kedudukan atau sebuah posisi semata. Akibatnya banyak orang yang mengejar untuk menjadi seorang pemimpin dengan menghalalkan berbagai cara dalam mencpaia tujuan tersebut. Mulai dari membeli kedudukan dengan uang, menjilat atas, menyikut pesaing atau teman, atau cara-cara lain demi mengejar posisi pemimpin. Akibatnya, hal tersebut melahikran pemimpin yang tidak dicintai, tidak disegani, tidak dita’ati, dan bahkan dibenci. Pemimpin ini akan mempergunakan kekuasannya untuk mengarahkan, memperalat, ataupun menguasai orang lain, supaya orang lain mengikutinya. Umumnya jenis pemimpin seperti ini suka menekan.

 

Anda bisa mencintai orang latn tanpa memimpin mereka, tetapi anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka. Pernyataan ini, dapat meluksikan bahwa seorang pemimpin harus mampu berhubungan secara baik dengan orang lain, dengan cara mencintai mereka. Seorang pemimpin tidak bisa hanya menunjukkan prestasi kerjanya saja. Tangga ini tidak boleh dilewati, apabila dilewati  maka akibatnya orang lain tidak akan mendukung anda, karena mereka tidak akan menyukai anda.

Nabi Muhammad SAW telah melalui tangga ini untuk menjadi seorang pemimpin yang dicintai. Beliau juga adalah seorang yang sangat jujur, sehingga dijuluki ‘Al Amin’ atau orang yang sangat dipercaya.

Saya akan memberi contoh lain tentang penampilannya sehari-hari: Bila ada orang yang mengajaknya berbicara, ia mendengar dengan hati-hati sekali, tanpa menoleh kepada orang lain. Tidak hanya mendengarkan kepada yang mengajaknya berbicara, bahkan ia memutarkan seluruh tubuhnya. Bicaranya sedikit sekali, lebih banyak mendengarkan. Bila berbicara selalu bersungguh-sungguh, tetapi sungguh pun begitu, ia pun tidak melupakan ikut membuat humor dan bersendan gurau, dan yang dikatakannya selalu yang sebenarnya. Kadang ia tertawa sampai terlihat gerahamnya – semula itu terbawa oleh kodratnya yang selalu lapang dada – dan menghargai orang lain. Bijaksana ia, murah hati, dan mudah bergaul.

Dia tidak hanya sebagai pemimpin yang dicintai, dipercaya, dan pembimbing,, tetapi juga seorang pemimpin yang sangat pemberani.

Di akhir perang Badar yang sangat danhsayat itu, beliau berpesan kepada sahabatnya, sebuah pesan yang sangat terkenal; “Kita baru saja menghadapi peperangan yang berat, dan peperangan yang sangat berat sesungguhnya adalah perang melawan hawa nafsu.” Dan perang inilah yang kita hadapi sekarang, yaitu perang melawan diri sendiri.

 

Saat ini memang ada pimpinan yang sudah dicintai, dipercaya, dan juga pembimbign yang baik, tetapi umumnya penaruhnya berhenti pada suatu masa saja, apabila terbukti atau dirasakan tidak sesuai lagi dengan suara hati nurani manusia. Ketika suara hati merasakan ada hal-hal yang tidak beres dan tidak sesuai, maka manusia yang telah dikaruniai hati sebagai ‘radar’ oleh Tuhan, akan mampu mendetksi hal tersebut. Sifat ajaran Nbi Muhammad SAW dalam intelektualdan spiritual. Prisipnya adalah mengarahkan orang kepada kebenaran, kebaikan, kemajuan, dan keberhasilan. Metode ilmiah demikian ini adalah yang terbaik yang pernah ada di muka bumi, khususnya di bidang kepemimpinan dan akhlak, yang mampu memberikan kemerdekaan berpikir dan tidak menentang kehendak hati nurani yang bebas, tidak ada unsur pemaksaan yang menekan perasaan.

Semua terasa begitu sesuai dengan suara hati, dan cocok dengan martabat kehormatan manusia. Sangat menjunjung tinggi hati dan pikiran manusia, sekaligus membersihkan belenggu yang senantiasa membuat orang menjadi buta. Dialah sebenarnya guru dari kecerdasan emosi atau EQ, yang saat ini dan baru saja diakui lebih penting dari IQ, atau kecerdasan otak

Tentang kepemimpinan, bahwa ia mulai berjuang dari bawah sekali, sikapnya yang penuh kasih dan sayang itu, membuat dirinya begitu dicintai banyak orang. Integritas dan kejujurannya yang tinggi menjadikan dirinya begitu dipercaya sehingga ia mendapat julukan “Al Amin”. Perjuangannya yang begitu konsisten telah menjadikan dirinya memiliki begitu banyak pengikut, disamping ajarannya yang sangat sesuai dengan suara hati manusia. Bimbingannya telah menciptakan begitu banyak pemimpin-pemimpin kaliber dunia.

 

… Sungguh, Allah cinta orang yang taubat, dan cinta orang yang bersuci diri.

 

Q.S. 2 Surat Al Baqarah (Sapi Betina) ayat 222

 

Seorang hamba akan mendekatkan diri kepada-Ku, hingga Aku mencintainya, dan bila Aku mencintainya, menjadilah pendengaran-Ku yang digunakannya untuk mendengar, penglihatan-Ku yang digunakannya untuk melihat, tangan Ku yang digunakannya untuk bertindak, sert kaki-Ku yang digunakannya untuk berjalan.

  -         Hadits Qudsi

 

Dijadikan indah nampaknya bagi manusia kecintaan kepada apa yng diinginkan wanita-wanita, putera-puera, emas dan perak yang bertumpuk-tumpuk, dan kuda-kuda diselar tanda piliha, binatang ternak dan tanah ladang. Itulah harta benda hidup di dunia. Tetapi Allah, pada-Nyalah seindah-indah tempat kembali.

  -Q.S. 3 Surat Ali Imran (Keluarga Imran) ayat 14

   

Wahai jiwa yang tenang …. Wahai belahan jiwa. Kembalilah engkau kepada-Nya dengan jiwa yang penuh kedamaian. Ia sangat mencintaimu. Ia sangat merindukanmu bagai buluh perindu

 
< Prev   Next >