|
KENAPA NABI MUHAMMAD SEHAT (2) |
|
Written by K . Suheimi
|
|
Sunday, 12 April 2009 |
KENAPA NABI MUHAMMAD SEHAT (2) Oleh : K . Suheimi KENAPA NABI MUHAMMAD SEHAT (2) Kuliah saya subuh hari ini di Masjid Annur membahas, salah satu hal yang menyebabkan Nabi Muhammad berbadan teramat sehat. Selama 63 tahun umur beliau tak tercatat pernah sakit dan pernah dirawat.
Beliau selalu melaksanakan Shalat tahjud. Disaat sepi , udara sangat bersih, oxygwn sangat banyak. Semuanya itu akan menambah kedamaian dalam hati,,ketntraman dalam jiwa dan ketenangan dalam perasaan. Waktu Shalat Tahjud Rasul bermunajad dengan Allah. Hati yang penuh kedamaian , Fikiran yang penuh ketentraman dan perasaan yang penuh ketenangan merupakan syarat mutlak utuk meraih kebahagiaan dan kesehatan. Untuk apa semua ini jika di hati tak ada kedamaian, di fikiran tak ada ke tentraman dan di perasaan tak ada ketenangan, semua terasa menyiksa.
Inilah yang di rasakan oleh setiap orang yang melaksanakan Shalat Tahjud dan itu yang dilakukan Rasul dan itu yang dianjurkan Al Qur'an . Yang saya rasakan setelah melaksanakan shalat Tahjud ialah seakan-akan Allah menunjukkan fikiran yang jernih jalan yang benar. Maka kalau anda pernah membaca tulisan saya, kebanyakkan tulisan itu saya tulis selesai menunaikan Shalat Tahjud.
Dihiruk pikuknya dunia sekarang, dan semua tempat dan semua saat sudah tercemar dan jadi kotor agaknya saat-saat Tahjudlah yang di dambakan. Shalat Tahjudlah yang akan menjawab kebutuhan manusia akan kesehatan ketenagan, ketentraman, kedamaian dan ke ikhlasan. Jiwa kita mendambakan keikhlasan. Diakhir-akhir ini ke ikhlasan itulah yang sulit didapat dan sukar di cari, sepertinya dia menjauh.
|
|
Read more...
|
|
|
APA YANG BISA DIJANJIKAN CALEG? |
|
Written by Medrial Alamsyah
|
|
Wednesday, 08 April 2009 |
APA YANG BISA DIJANJIKAN CALEG? Oleh Medrial Alamsyah (Konsultan Public Sector Reform, Direktur Eksekutif SIGI INDONESIA) Banyak pihak risau, geram, jengkel dan berbagai rasa lainnya membaca poster, spanduk, baliho sampai pidato politisi muncul di ruang publik. Sebab, janji yang muncul dalam atribut kampanye tersebut bukan hanya seragam, tidak kreatif, melainkan mustahil dapat diwujudkan. Tetapi, janji apakah yang bisa mereka (caleg) berikan? Jawaban terhadap pertanyaan di atas akan sangat beragam, tergantung dari bagaimana kita memaknai kata “bisa”. Kalau kata “bisa” dalam judul di atas diartikan “sekedar bisa”, maka jawabannya tentu sangat sederhana. Caleg bisa saja menjanjikan apa saja yang dia mau, menggunakan seluruh kosakata indah yang dia punya, tanpa peduli apakah janjinya itu mungkin atau mampu dia penuhi kelak ketika dia sudah terpilih menjadi anggota legislatif. Janji “sekedar bisa” itu tampaknya sudah terjadi, setidaknya demikian kata para pengamat politik. Kalau anda tahu ada caleg seperti itu, kata para pengamat politik ada baiknya mereka itu tidak hanya sekedar tidak anda pilih, malah lebih anda kampanyekan agar tidak dipilih oleh kerabat dan warga yang lain. Sebab, katanya, caleg seperti itu boleh dikatakan sudah melanggar etika politik, menyesatkan dan sangat tidak mendidik. Namun, sebelum mengambil keputusan, lihat dulu alternatif makna lain dari kata “bisa” itu. Lihatlah makna yang lebih rumit sehingga lebih bermakna dan pantas untuk kita diskusikan. Agar fokus, mari kita diskusikan janji caleg DPR RI. |
|
Read more...
|
|
|
NIKMATILAH KOPINYA BUKAN CANGKIRNYA |
|
Written by K Suheimi
|
|
Saturday, 04 April 2009 |
suatu ceritra yang menggelitik dan jadi bahan renungan adalah sewaktu saya mendengar Radio Classy dengan judul NIKMATILAH KOPINYA BUKAN CANGKIRNYA Ceritra ini di olah oleh Yanti, dia rajin Dan saya minta izin untuk ini disampaikan pada pembaca saya, semoga ada hikmah dan manfaatnya, selamat menikmati Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karirnya masing-masing .... berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua,, Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka,, Dari tadi , si professor tidak banyak menanggapi cerita mahasiswa2nya itu , dia hanya mendengarkan sambil tersenyum ,, namun tak lama kemudia , si professor menawari tamu-tamunya kopi , professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin , plastik , Gelas , kristal , gelas biasa , beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah ,, Si professor mengatakan pada para mantan mahasiswanya itu untuk menuang sendiri kopinya,, |
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
| | Results 9 - 12 of 19 |
|